Memahami Apa Penyebab Penyakit Flu yang Wajib Anda Pahami

Semua orang pasti pernah mengalami flu yang menyerang hidung, tenggorokan dan paru-paru. Tidak hanya anak-anak yang acap terkena penyakit flu, orang dewasa hingga lansia juga sering menderita penyakit yang disertai demam, sakit kepala, batuk, pilek, dan hidung tersumbat yang membuat kondisi tidak nyaman. Sebagian orang sering menyamakan penyakit flu dengan batuk pilek biasa, padahal virus yang menyebabkan flu bisa berbeda. Ada baiknya Anda memahami apa penyebab penyakit flu dan cara mengatasi, ya!

Read More

Penyebab dan Gejala Umum Penyakit Flu

Flu biasa terjadi pada musim pancaroba saat kondisi tubuh sedang alami penurunan sistem kekebalan. Jenis virus influenza yang menyerang tubuh seseorang adalah virus RNA, golongan Orthomyxoviridae yang mudah bermutasi dan memiliki tiga tipe yaitu A, B dan C.

Biasanya virus influenza sangat cepat menular dari satu orang ke orang lain lewat percikan air liur di udara, bersin atau batuk penderita, dan memegang benda yang terkena air liur penderita flu sebelumnya. Tentu sulit menekan risiko tidak tertular virus flu apabila ada penderita di rumah.

Kasus flu bisa melanda seseorang lebih tinggi bila memiliki beberapa faktor risiko yaitu :

1. Balita dan lansia

Anak-anak yang berusia di bawah lima tahun dan lansia yang sudah berumur di atas 65 tahun memiliki sistem imun yang menurun. Akibatnya mereka lebih rentan terkena penyakit flu yang membuat kondisi tidak nyaman dalam beberapa hari kedepan setelah terinfeksi.

2. Wanita sedang hamil atau melahirkan

Sama seperti anak-anak dan lansia, wanita hamil atau setelah melahirkan masih memiliki sistem imun yang rendah sehingga perlu menjaga jarak dengan orang yang terkena flu.

3. Memiliki masalah imunitas rendah

Orang yang menderita penyakit lupus, autoimun, HIV/AIDS, dan lain-lain juga lebih rentan terkena virus flu.

4. Penderita penyakit kronis

Apa penyebab penyakit flu memang terinfeksi virus dari percikan air liur atau bersin dari penderita. Pada kasus orang yang menderita penyakit kronis seperti asma, diabetes, obesitas, penyakit jantung, dan lain-lain, risiko tertular lebih tinggi yang bisa berdampak pada komplikasi penyakit lebih parah.

Gejala pada orang yang menderita penyakit flu tipe A bakal lebih berat dibandingkan penderita tipe B, sedangkan penderita tipe C biasanya tidak menimbulkan gejala. Orang yang sudah terkontaminasi virus influenza ini bakal merasakan demam, hidung tersumbat, pilek, dan sakit kepala parah. Penderita juga akan mengeluhkan nyeri tenggorokan, badan terasa pegal linu dan lemas sehingga bisa menurunkan produktivitas sehari-hari.

Cara Mengobati Penyakit Flu

Seiring masa inkubasi virus 3-4 hari, batuk dan tubuh terasa lemas memang sangat membuat Anda tidak nyaman. Namun, sebagian besar gejala akan berkurang setelah flu terlewati selama lebih dari seminggu. Bila Anda mengalami gejala yang tidak berkurang selama lebih dari dua minggu, ada baiknya segera melakukan konsultasi dan pemeriksaan lanjutan pada dokter terdekat.

Bila Anda sudah terkena flu, maka usahakan mengambil waktu lebih banyak untuk istirahat. Rajin cuci tangan dan menutup mulut saat bersin atau batuk guna mencegah penularan lewat percikan liur di udara. Jangan lupa untuk mengkonsumsi makanan yang bernutrisi seperti sup ayam yang bisa meringankan gejala flu Anda. Selain itu, penuhi konsumsi air putih lebih banyak guna mencegah tubuh alami dehidrasi.

Konsumsi obat-obatan sesuai resep dokter diperbolehkan apabila Anda mengalami gejala yang cukup parah, misalnya demam tinggi dan sakit kepala. Paracetamol bisa mengatasi gejala yang Anda rasakan selama mengalami demam dan nyeri otot, lho! Apa penyebab penyakit flu bisa menjadi perhatian Anda sehingga perlu menerapkan kiat hidup sehat dengan rajin olahraga, pola makan sehat dan cukup istirahat, ya!

 

Sumber

https://www.alodokter.com/flu

https://www.biofarma.co.id/id/berita-terbaru/detail/apa-itu-influenza

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.